Cara Menjual Pakaian Anak Dengan Cara Online

bisnis-wanita

Para orang tua tentunya ingin anaknya tampil cantik atau tampan di semua acara penting maupun dalam kehidupan sehari-hari, Kalaupun tidak begitu, setidaknya anaknya bisa tampil bersih dan menggunakan pakaian yang layak sehingga nyaman ketika dipandang oleh banyak orang.

Keinginan dari para orang tua inilah yang membuat ada banyak orang memanfaatkannya dengan sangat baik. Memanfaatkan yang dimaksud disini adalah  dalam makna positif sehingga ada baiknya diikuti selama  kita berada dalam kapasitas mampu melakukannya.

Berbisnis menjual baju anak memang adalah salah satu peluang untuk mendapatkan penghasilan yang banyak dilakukan oleh para ibu rumah tangga itu sendiri. Mengapa bisa begitu? Ini dikarenakan seorang ibu sangat pemilih ketika diminta untuk memberikan pakaian pada anaknya.

Maka dari itu, ibu rumah tangga memang sangat cocok dengan bisnis yang satu ini. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan ada juga para wanita belum menikah maupun pria yang sangat suka dengan bidang fashion.

Untuk menjalankan bisnis ini, ada cara bisnis online baju anak yang mudah dan praktis. Jika  dulu, menjual pakaian sangat sulit dikarenakan penjual harus menjajakan produknya agar dilihat oleh pembeli di tempat seperti toko maupun di acara tertentu, maka saat ini, hal seperti itu sudah tidak lagi menjadi keharusan.

Cara Menjual Pakaian Anak via MEDIA SOCIAL

Ada cara cara bisnis online baju anak dengan menggunakan media internet dan jejaring sosial. Kedua teknologi tersebut menjadi perantara bagi seorang penjual untuk menjajakan  produk yang hendak dia jual kepada konsumen. Cara bisnis online baju anak ini terbilang sangat mudah.

Penjual hanya perlu mengupload foto produk yang akan dijualnya ke website maupun ke jejaring sosial, seperti facebook. Foto yang diupload sebaiknya diambil dari beberapa sudut pandang. Langkah selanjutnya adalah memberikan keterangan yang jelas tentang ukuran, bahan dan warna produk yang bisa didapatkan oleh konsumen.

Sertakan harga yang kompetitif sehingga konsumen mendapatkan harga yang murah namun kualitas yang terbaik mengingat konsumen sangat suka membandingkan harga dari toko online yang satu dengan yang lainnya. Padahal mereka  akan mendapatkan barang yang sama.

Bagaimana, apakah ada yang belum jelas? Jika masih ada, silahkan bertanya di kolom komentar ya.

Kau dan Ketidaktahuanku

Durja. Aku biru yang terungkap lewat butiran jingga. Sore menjemput raut yang luput dalam rajutan memori. Gelanggang demi gelanggang merupa siluet klasik yang tampak tapi pudar bentuk.sungguh puncak gelisah karena tiada segera menemui sejati, awan ku mencair menjadi bulir dipelupuk. Ahh.. demi sunyi yang membekukan bara ku,, singgahlah duhai, meski sekadar merajuk atau menemani senja sampai landai.

Enggan Mu adalah tanda bahwa kecamuk tak lagi tersimpan di punggung, ia telah mencari ruas seperti juntai lamtoro yang dihembus angin. Benih-benih yang janggal, tumpah pada anak sungai. Kembali dukaku bermuara padaMu. Dan Kau berpaling sambil menikmati celotehan masa. Pada rimbun harapku yang melambai pudar, rautMu surut dan kasihku tak lagi patut.

Rampung. Sebentar lagi hari merangkak menemui ajalnya dan esok menjadi reinkarnasi yang dikemas seperti ritual yang tak ganjil. Kembali hidup menjadi kelakar untuk dipikirkan, menjejali telam-telam yang berhias pengkhianatan. Kuakui, adalah perlu bagiku mendengarkan setiap helai rencana meski begitu asing bila hendak menuntunku menemui kenyataan hidup. Ini, akan manis, mungkin. Selebihnya, menyakitkan.

Engkau hadir pada sebuah runtun yang pasti, jalan darahku beku seketika ucap cintaMu mengusik sendiriku. Ada kebingungan yang kunikmati, dalam palung hati yang berisik semenjak tanya dari ruang-ruang itu mengusung satu judul obrolan—-Kau-! Aku kemudian berpendar menjadi banyak bentuk dan acap kali kutemui ia satu persatu, hanya namaMu yang disebut-sebut.

Kita lalu melontarkan azimat yang meracau namun nikmat untuk didengarkan kalbu. Sederhana, tapi begitu mewah dalam waktu. Inilah kali pertama kurasai rindu berkali-kali padahal ketika itu, aku dan Kau tak ada spasi. Lalu, adakah beda kali ini? Entah, namun tak mudah untuk menghentikan seru rayu ku atas Mu, duhai, aku benci namun rinduku selalu berkali-kali.

Aneh. Bukan tidak mungkin, semakin kumengerti rasa benciku, semakin kusadari pula deru rinduku. Kelak kuketahui bahwa makhluk yang menggerayangi palungku hingga membuncah kebencianku kepadanya adalah “ketidaktahuan” dan ia pun mengetuk jalan rindu ini.

Ranum. dialektika rindu bergulat menemui dinding-dinding , sambil mengangkat menghempas ratusan Benar! dan seiring waktu –Benar dan benar ini pun menelan proses panjang untuk kembali menjadi topik sebagai jembatan menuju –Benar- yang lain.

Sengketa. Tersebutlah ia, bagi ketidaktahuan, tidak ada penjelasan yang lebih baik dari apa yang tampak oleh indera penglihatannya. Sungguh kebutaan seperti itu menjadi lebih menyakitkan daripada kehilangan kornea, lantas kedukaan macam apa lagi yang disuguhkan matahari esok pagi, ketika kita terbangun dan merasai ketidaktahuan lagi sambil kerap menjalaninya dengan kerjap penuh pengharapan padanya. –Kau- lagi dan ketidaktahuanku lagi.

Makassar, Maret 2009, pugar aksara 9 Agustus 2011

Episode Perempuan

Perempuan I

Lelaki di ujung lisan

Perempuan diikat tambang

Air tanpa tempayan meresap tanah

Perempuan merana mengusap surga

Februari 2007

 

Perempuan II

Kapan dia akan tertidur

Dan membenamkan kepalanya

Pada bantal?

Aku akan keluar dan

Memenangkan pertempuran

Februari 2007